Inilah Tanda CDI Motor Sudah Rusak

Tanda CDI Motor Sudah Rusak – Nah, dipekan kali ini kami akan mencona mengajak anda mengenali ciri-ciri CDI dan pulser motor yang rusak atau lemah. Seperti yang ketahui bersama jika komponen elektronika akan sangat merepotkan jika terjadi permasalahan ditengah-tengah perjalanan. Namun jika sudah mengetahui ciri-cirinya, beberapa piranti elektronik semisal CDI dan pulser untuk sepeda motor bisanya ada tanda kalau piranti elektronik tersebut telah rusak atau lemah. Jika hal ini sudah terjadi, langkah terbaik adalah menggantinya dengan yang baru atau memperbaikinya ke bengkel.

Ciri-ciri jika CDI dan pulser yang lemah atau sudah rusak bisa kita ketahui pada saat sepeda motor digeber dalam kecepatan tinggi, tidak jauh beda dengan busi yang akan mati atau rusak. Jika masalah tersebut menimpa anda, langkah awal adalah periksa keadaan busi apakah masalah tersebut disebabkan oleh busi. Kalau pada saat digeber dalam kecepatan tinggi motor terasa berat, bisa jadi penyebab utamanya adalah piranti CDI yang rusak atau sudah lemah.

Inilah Tanda CDI Motor Sudah Rusak

Tanda CDI Motor Sudah Rusak

Pada piranti pulser yang sudah lemah, ciri-ciri yang bisa kita rasakan mungkin hampir sama seperti pada CDI, yakni moto akan terasa kurang bertenaga dan det-detan ketika digeber. Hal ini sama saja pada CDI yang sudah lemah, namun untuk piranti pulser kerap mengalami masalah tersebut diputaran atas dan bawah. Untuk itu, kita perlu segera mungkin melakukan pemeriskaan dan perbaikan pada saat ada gejala yang tidak normal terjadi pada mesin motor kesayangan kita. Kunci utama dalam mencegah dan menghindari motor mogok ditengan perjalanan. Dalam mengecek CDI anda dapat memanfaatkan alat khusus bernama AVOMETER dan bisa dengan cara yang akan kami bagikan untuk anda sebagai berikut.

Cara mengecek keadaan CDI :

  1. Langkah awal adalah setting AVOMETER terlebih dulu di sinus 200 volt.
  2. Hubungkan kabel dengan warna merah ke kabel CDI yang menuju koil.
  3. Untuk kabel hitam di AVOMETER, anda bisa menghubungkannya pada kabel bodi
  4. Jika sudah, coba anda nyalakan motor memakai kick starter atau starter elektrik kemudian lihat pada avometer apakah arus listik nya keluar atau tidak.
  5. Kalau tidak terdapat arus listrik bisa dipastikan CDI mengalami kerusakan, asal dengan catatan arus listrik pada sepul serta pulser ada yang disalurkan ke CDI. Oleh karena itu perlu adanya pengecekan arus terlebih dulu, caranya sama hanya saja untuk kabel merah di avometer disambungkan dengan kabel sepul yang menuju CDI.
  6. Jika avometer tidak ada, anda bisa mencobanya dengan kabel CDI yang menuju coil dihubungkan pada bodi besi, lalu nyalakan motor dengan starter elektrik atau kick starter, kalau timbul percikan tandanya CDI masih layak anda gunakan. Namun jika percikan tidak muncul bisa dipastikan CDI rusak.
  7. Beda lagi masalahnya jika mesin tersendat pada putaran atas, artinya coil yang masih mengalirkan tegangan tinggi namun tidak mampu menyeimbangkan frekuensi tinggi, jadi lompatan apinya tidak maksimal, begitupun dengan putaran gas pada saat diturunkan maka mesin kembali seperti biasanya.

Itu tadi sedikit informasi dari kami tentang ciri-ciri atau gejala CDI dan Pulser yang lemah atau rusak dan perlu adanya perbaikan. Sekian dari kami dan semoga apa yang kami sampaikan kali ini bisa bermanfaat untuk anda semua. Sampai jumpa lagi.

Incoming Search Terms:

Inilah Tanda CDI Motor Sudah Rusak | Acim Sucipto | 4.5